Ganasnya Kehidupan Dunia Kerja di Restoran Kapal Pesiar

Bekerja di restoran mewah kapal pesiar sangat membanggakan, selain gaji dan tips nya yang banyak, kita juga dianggap sebagai kru yang bisa berbahasa Inggris fasih, atau bahkan bahasa asing lainnya.Dengan kemegahan Interiornya,seragam pelayan yang sangat berkelas,  furniture ukir khas eropa klasik, berbagai peralatan makan yang eksklusif desainnya, seakan kita melayani tamu bangsawan yang sedang makan.



Banyak yang tidak tahu ” sisi gelap ” dari dunia restoran ( dining room kapal pesiar ) ,kami harus bangun pagi sekali karena jadwal kerja jam 6 atau bahkan 5.30.Beruntung jika punya supervisor baik, kadang mempersilahkan kita bergantian sarapan. Jika tidak, biasanya kami curi-curi kesempatan untuk mengambil (nyamil) makanan yang seharusnya disajikan ke penumpang kapal pesiar. Jika ketahuan , bisa-bisa kita mendapat warning. Miris sekali, kami bekerja di lingkungan yang penuh dengan makanan, sedangkan kami  aja belum sempat sarapan pagi tapi sudah harus melayani breakfast  penumpang kapal pesiar. (sebenarnya kantin / crew mess buka 24 jam , namun kadang gara-gara semalam capek begadang kami bangun telat, mandi aja tidak sempat, hanya cuci muka + gosok gigi ,memakai parfum dan gel rambut ).apapun dilakukan secepat-cepatnya agar tidak sampai telat dan dimaki-maki supervisor.


Beruntung jika kami mendapat jadwal” OFF LUNCH ” (tidak kerja saat pelayanan makan siang ) yang biasanya setiap seminggu atau dua minggu sekali , kami  bisa jalan-jalan keluar kapal sekedar menghirup udara segar atau membeli kebutuhan sehari-hari atau souvenir kota tujuan. Jika jadwalnya kerja, berarti selesai pelayanan breakfast , kami cuma punya waktu maksimal 1,5 jam untuk bekerja lagi pada jam 12 siang. Terpaksa waktu yang ada digunakan untuk tidur semaksimal mungkin.

bagi kru  kapal pesiar, waktu tidur bagaikan emas yang sangat berharga

Untuk menghemat waktu , diantara  waktu jeda jam 10.30 pagi – 12 siang , sering kami tidur di cabin   bahkan dengan masih menggunakan seragam lengkap dengan sepatunya , sehingga jika alarm berbunyi nanti kita bisa langsung loncat dari bed untuk segera berangkat kerja.Kerja pelayanan lunch cukup simpel.Biasanya sepi pengunjung karena banyak tamu kapal pesiar keluar kapal untuk berwisata di darat. Yang paling ngenes adalah jika hari itu adalah pelabuhan bagus (Barcelona, New York, marseille/Paris,civitavecchia/Roma, dll  ) , tapi saat bukan waktu OFF kita…Cuman bisa gigit jari saat teman bilang ” gue jalan dulu bro …mo ngopi di cafe St*rb*cks New York )..hehe…(disitu kadang saya merasa sedih )…

Kerja breakfast atau Lunch belum seberapa capek atau stress nya…masih ada kerja dinner service yang sangat melelahkan . Selesai kerja malam jam 12 teng dengan badan capek , tetap kami berharap bisa cepat tidur agar besok paginya tidak kesiangan. Demi kecepatan dan lancarnya pelayanan makan, terkadang kami harus maki-makian atau bahkan baku hantam dengan sesama pelayan lain..saling menyerobot order ke kitchen, saling mencuri gelas / piring / cangkir , atau peralatan makan lainnya…Memang semua jenis konflik dan intrik ini tidak sampai ketahuan supervisor atau pihak manajemen kapal. Uang adalah yang utama..Kami takut dipulangkan gara-gara ketahuan berantem . Kalimat kotor terucap, sumpah serapah nama-nama semua  hewan di kebun binatang sering terlontar. Kerja di dining room kapal pesiar membuat kami menjadi pribadi yang kasar dan temperamental. walaupun kami tahu , itu bukan jiwa kami,..bukan perilaku yang diajarkan orang tua kami sejak kami kecil.

busboy

Itulah sisi lain dari  pekerjaan di dining room kapal pesiar, kerja berat dengan membawa beban , dan kadang harus berjalan dengan tempo cepat demi kelancaran pelayanan tamu.Saling memaki atau bahkan berantem bagai menu sehari-hari..Sekarang berantem…besok temenan lagi..dan berantem lagi…sangat wajar di kehidupan dining room kapal pesiar . kami harus memposisikan diri mirip sebagai seekor An*ing yang siap menggonggong jika ada rekan atau pelayan lain yang mengganggu pekerjaan kita melayani tamu.Saling mencuri atau sabotase perlengkapan kerja demi kelancaran pekerjaan pribadi.dan banyak dosa lain yang pastinya bertentangan dengan hati nurani kami.

Bukannya menyesali kehidupan, mungkin ini jalan kami untuk mencapai kesuksesan dan kekayaan , mungkin ini jalan kami untuk bisa membahagiakan keluarga dengan rumah megah dan mobil mewah.Terkadang keluarga / pasangan tidak tahu betapa keras pekerjaan kami , dan kami juga tidak ingin memberi tahu mereka tentang keadaan kami  sebenarnya di kapal pesiar. Cukup dengan update status kalimat yang bagus-bagus di  fesbuk dan foto-foto selfie di tempat-tempat terkenal di Dunia. Yang penting keluarga / pasangan bahagia,,kami juga akan bahagia…

…..it is , what it is my friend..!!!!….life is hard , just don’t make it harder…..

0 Response to "Ganasnya Kehidupan Dunia Kerja di Restoran Kapal Pesiar"

Post a Comment